Perjuangan Seluruh Ketua Umum Asosiasi Perumahan Subsidi Terbayarkan

AB.01, DK.03

9/29/20242 min read

Undangan Pertemuan Seluruh Pimpinan Asosiasi Perumahan di Acara BP Tapera

Jakarta, Newsyariah.com – Problematika keterbatasan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang terpangkas di tahun 2024, dari yang sebelumnya pada tahun 2023 berjumlah 220.000 unit menjadi 166.000 unit yang disebabkan dari skema FLPP tahun ini hanya sebesar Rp. 13,72 triliun, artinya besaran dana tersebut hanya 0,4% dari total APBN 2024 yang mencapai Rp. 3.235 triliun. Saat ini, skema FLPP merupakan satu-satunya fasilitas skema bantuan pembiayaan pemerintah bagi MBR untuk dapat memiliki rumah sederhana. Melalui skema tersebut, MBR mendapat bantuan pembiayaan perumahan dengan uang muka ringan, suku bunga tetap 5%, dan jangka angsuran yang panjang hingga 20 tahun.

Dalam mengatasi hal ini, seluruh Asosiasi Perumahan menyayangkan hal tersebut dan terus berupaya mengajukan permohonan penambahan kuota yang habis di bulan Agustus 2024 kemarin.

Ketua Umum Aliansi Pengembang Perumahan Nasional Jaya (APPERNAS JAYA), Dr. Andriliwan Muhamad beserta Jajaran DPP terus berupaya mengajukan permohonan audiensi ke semua stakeholder perumahan, baik ke Kementrian PUPR, BP Tapera, Kementrian Keuangan serta hampir ke seluruh pihak perbankan. Dan sudah banyak melayangkan surat khususnya kepada Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan yang diharapkan dapat menindaklanjuti permintaan ini dan mengajukan usulan penambahan plafon anggaran kuota FLPP ke DPR RI.

Audiensi APPERNAS JAYA dengan Direktur Pengembangan Sistem di Ditjen Pembiayaan Infrastruktur, Kementrian PUPR

(foto dari kiri: Wakil Ketua Umum, Farhat Abbas; Ketua Umum, Andriliwan Muhamad; Sekjen, Nasihun Syahroni; Direktur Pengembangan Sistem, Agus Sulaeman; Wakil Ketua Umum, Sucipto)

Pada Jum’at (27/09/2024) kemarin, upaya-upaya yang selama ini diperjuangkan seluruh Ketua Umum Asosiasi Perumahan pun membuahkan kabar baik, Kementrian Keuangan mengumumkan tambahan kuota dapat cair minggu depan.

Langkah awal yang dilakukan Ketua Umum APPERNAS JAYA, Dr. Andriliwan Muhamad ialah dengan langsung menginstruksikan seluruh anggotanya untuk kembali bersemangat melanjutkan pembangunan rumah subsidi di akhir sisa tahun 2024 ini.

“Himbauan awal untuk seluruh Anggota APPERNAS JAYA di seluruh daerah di Indonesia terkait berita baik penambahan kuota ini agar dapat memanfaatkan peluang ini dengan baik, sekaligus selalu membantu upaya pemerintah untuk penyediaan rumah subsidi bagi kalangan milenial, khususnya untuk yang berpenghasilan rendah.” Ucap Dr. Andriliwan Muhamad. (AB.01 & DK.03)