APPERNAS JAYA Memuji Presiden Prabowo Subianto, Menteri Keuangan, Sri Mulyani, dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian

AB.01

6/10/20252 min read

Jakarta, Newsyariah.com – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Aliansi Pengembang Perumahan Nasional Jaya (DPP APPERNAS JAYA), Dr. Andriliwan Muhammad, yang akrab disapa Andre Bangsawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas komitmennya yang luar biasa dalam mendukung dan mempercepat terwujudnya Program 3 Juta Rumah bagi rakyat Indonesia.

Menurut Andriliwan Muhamad, langkah Presiden Prabowo beserta jajaran menterinya tidak hanya merefleksikan visi besar terhadap keadilan sosial, tetapi juga membuktikan ketegasan dan kepekaan pemerintah dalam memperjuangkan hak dasar rakyat untuk memiliki hunian yang layak.

“Kami sungguh mengapresiasi Presiden Prabowo yang telah menunjukkan keberpihakan nyata kepada sektor perumahan. Kepemimpinan beliau bukan hanya bersifat konseptual, tetapi juga langsung menyentuh akar persoalan melalui kebijakan-kebijakan yang konkret dan menyentuh masyarakat,” ujar Andre Bangsawan.

Ia menyoroti dua kebijakan utama yang dinilai sangat berdampak bagi kemajuan sektor properti nasional. Pertama, insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP) atas penyerahan rumah tapak dan rumah susun untuk anggaran 2025. Kedua, penghapusan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Dalam kesempatan itu, Andre Bangsawan juga memberikan penghormatan khusus kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani, yang telah menunjukkan kebijakan fiskal yang cermat dan berpihak pada rakyat. “Kebijakan Bu Sri Mulyani adalah bentuk keberanian dan kejelian dalam merespons kebutuhan riil masyarakat. Fiskal diarahkan untuk keadilan sosial dan penguatan ekonomi akar rumput, yang tentu sangat kami dukung,” tegasnya.

Tak lupa, ia juga memuji Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang dinilainya berhasil menyinergikan pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program perumahan ini. “Pak Tito telah menunjukkan kepemimpinan koordinatif yang luar biasa. Beliau memastikan agar peraturan-peraturan daerah berjalan seragam dengan visi pemerintah pusat, khususnya dalam percepatan penerbitan Perkada untuk penghapusan retribusi PBG dan BPHTB,” tambah Ketua Umum APPERNAS JAYA.

“Kami APPERNAS JAYA memberikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Prabowo beserta jajaran menterinya, khususnya Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Kedua kebijakan tersebut terbukti mampu menstimulasi sektor properti dan menjaga semangat para pengembang untuk terus membangun. Ini menunjukkan perhatian serius pemerintah dan keyakinan bahwa sektor perumahan memiliki peran strategis sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi sektor properti bersinggungan langsung dengan ratusan industri di sektor riil,” jelas Andre Bangsawan.

APPERNAS JAYA juga mengusulkan agar insentif PPN-DTP 100% dapat diperpanjang untuk periode 1 Juli hingga 31 Desember 2025. Menurut Andre, perpanjangan ini sangat penting untuk menjaga momentum positif yang sudah tercipta. “Kami para pengembang APPERNAS JAYA siap memberikan kontribusi terbaik jika diberi ruang melalui perpanjangan insentif ini. Kepercayaan dari pemerintah menjadi energi besar bagi kami untuk terus bergerak,” ujarnya.

Ketua Umum APPERNAS JAYA juga menegaskan bahwa sektor properti merupakan lokomotif ekonomi nasional, yang bersinggungan langsung dengan lebih dari 170 subsektor industri lainnya. Oleh karena itu, kebijakan Presiden Prabowo dan para menterinya yang progresif ini patut diapresiasi sebagai langkah berani, visioner, dan berpihak pada rakyat. (AB.01)